Help From Fadzli|Blog


Monday, November 18, 2013

Potong Jari Jika Ada Keluarga Meninggal

  Aku dikongsikan dengan email yang agak terkejut gak r.. ada juga adat tradisi mereka yang agak susuah diterima pakai.. tapi inilah yg terjadinyer..  bacalah artikal dibawah ni....

 **********************************************************************************************
Jika salah satu bahagian dari keluarga kita ada yang meninggal dunia, paling paling kita hanya menangis 7 hari 7 malam saja paling lama Tapi lain halnya dengan masyarakat pengunungan tengah Papua (Wamena). 

Ungkapan kesedihan akibat kehilangan salah satu anggota keluarga tidak hanya dengan menangis saja. Mereka melumuri tubuhnya dengan lumpur dan yang paling sadis, mereka juga harus memotong jari tangannya. sebuah tradisi dari masyarakat yang tidak mengenal pengetahuan.

Hampir sama dengan apa yang dilakukan oleh para Yakuza  jika mereka telah melanggar aturan yang telah ditetapkan oleh organisasi atau gagal dalam menjalankan misi mereka. Sebagai ungkapan penyesalannya, mereka wajib memotong salah satu jari mereka. Bagi masyarakat pengunungan tengah, pemotongan jari dilakukan apabila anggota keluarga terdekat seperti suami, isteri, ayah, ibu, anak, kakak, atau adik meninggal dunia.
http://1.bp.blogspot.com/_BcRulsBPABs/TVAUnIlgelI/AAAAAAAAOPk/RwzAOo3px8Q/s1600/papua.jpg
Pemotongan jari ini melambangkan kepedihan dan sakitnya bila kehilangan anggota keluarga yang dicintai.

Ungkapan yang begitu mendalam, bahkan harus kehilangan anggota tubuh. Bagi masyarakat pegunungan tengah, keluarga memiliki peranan yang sangat penting. Bagi masyarakat Balim Jayawijaya kebersamaan dalam sebuah keluarga memiliki nilai-nilai tersendiri.
 

Pemotongan jari itu umumnya dilakukan oleh kaum ibu. Namun tidak menutup kemungkinan pemotongan jari dilakukan oleh anggota keluarga dari pihak orang tua laki-laki atau pun perempuan. Pemotongan jari tersebut dapat pula diartikan sebagai upaya untuk mencegah ‘terulang kembali’ malapetaka yang telah merenggut nyawa seseorang di dalam keluarga yang berduka.

Pemotongan jari dilakukan dengan berbagai cara. Ada yang memotong jari dengan menggunakan alat tajam seperti pisau, parang, atau kapak. Cara lainnya adalah dengan mengikat jari dengan seutas tali beberapa waktu lamanya sehingga jaringan yang terikat menjadi mati kemudian dipotong.

Namun kini budaya ‘potong jari’ sudah ditinggalkan. sekarang jarang ditemui orang yang melakukannya beberapa dekad belakangan ini. Hal ini disebabkan oleh kerana pengaruh agama yang telah masuk hingga ke pelosok daerah di Papua.

Tapi di sebahagian tempat masih dapat kita jumpai ketika  ini iaitu mereka yang masih tinggal di pedalaman hutan Papua.


#Sumber

Klik Sini Untuk Info Penuh Tentang...Potong Jari Jika Ada Keluarga Meninggal

Saturday, November 16, 2013

Salam Takziah Buat Syafida dan Keluarga

Salam takziah buat sahabat kami fyda, atas pemergian ayah tercintanya pada 13hb Nov 2013.
Semoga tabah menghadapi ujian yg sangat berat ini.

Keesokannye 14hb kami dari team NPI telah membuat kutipan derma utk memberi sumbangan buat keluarga fyda, dan telah menjalankan kutipan derma ikhlas dari MLP department dan eng office team..

Jutaan terima kasih yg sudi sama2 memberi sumbangan ikhlas. Sumbangan anda mungkin dapat meringankan beban keluarga Fyda.

15hb kami telah pergi menziarahi fyda dan keluarganya untuk menyerahkan hasil kutipan derma dan sama2 mengikuti bacaan tahlil untuk arwah dirumah mereka.

Published with Blogger-droid v2.0.10

Klik Sini Untuk Info Penuh Tentang...Salam Takziah Buat Syafida dan Keluarga
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

About Me

My photo
Assalammualaikmum.... Perkongsian yang patut dikongsi bersama.... =)